Pages

Senin, 11 April 2011

Ada apa dengan Angka 7

Ada apa dengan Angka 7 ?


        Ini adalah angka yang sangat gw suka, kebetulan saya adalah angkatan 2007 di UNPAD,salah satu perguruan tinggi di Bandung. Dulunya gw ga tau kenapa gw sangat nyaman dengan angka ini. dalam olahraga,gw pernah memakai berbagai nomer punggung. di awal karir saya di SSB (Sekolah Sepak Bola) saya memakai angka 11, karena posisi saya di line up adalah seorang attacking miedfielder (Am). Selanjutnya di klub yang berbeda-beda gw selalu menggunakan angka yang berbeda pula. gw pernah menggunakan nomer punggung 4,8,14,15,17. kesemuanya itu di klub yang berbeda pula. setelah masa SMA, gw mulai menggunakan angka 7, jujur pertama kenapa gw suka angka 7 karena ada seorang pemain profesional di sebuah klub yang bernama AC.Milan. dia bernama Andry Shevchenko. gw suka dengan keahlian nya dalam bermain bola. gw terinspirasi dan ingin bermain baik seperti dia pula.



Sampai sekarang gw nyaman bgd dengan angka ini. kalo kata orang mah mungkin nomer hoky. dan bener, dengan angka ini gw selalu bermain baik dan beberapa kali meraih prestasi. gw suka dengan nomer ini. 
bukan hanya karena terinspirasi oleh sheva (panggilan akrab Andry Shevchenko), ada beberapa hal lain kenapa gw suka dengan angka ini, dan sampai sekarang gw selalu memakai angka ini. berikut adalah alesan kenapa gw suka nomer 7


Dalam Ilmu pengetahuan, angka 7 adalah dasar dari akumulasi angka yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari 7 atom, 7 partikel terkecil dan seterusnya.

Dalam islam, yang menarik dan untuk dicatat adalah, bahwa surah pertama dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah mempunyai 7 ayat. Kalimah Syahadat dalam Laa Ilaaha ilaa Allaah, Muhammad rasul Allah terdiri dari 7 kata. Menurut Al-Qur’an Tuhan menciptakan langit dan bumi menjadi 7 lapis. Lalu Thawaf mengelilingi Ka’bah di Mekkah dilakukan sebanyak 7 kali, demikian juga dengan lari lari kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah. Pada akhir haji, dekat Mina, syetan di lepar dalam 3 kali masing masing dengan 7 buah kerikil kecil yang lazim disebut (melempar jumroh)...

  

Angka 7 juga disukai oleh kaum Sufi. Tasawuf memperbincangkan 7 Lathaaif, atau titik titik subtil pada tubuh tempat kaum Sufi memusatkan kekuatan spiritualnya.

Dalam tradisi Jawa, ada moment tertentu yang berhubungan dengan angka 7. Sebagai contoh ketika orang hamil sudah usia 7 bulan, maka diadakan selamatan dengan istilah yang disebut “Tingkepan”. Lalu pada bayi yang telah berusia 7 bulan, maka ada prosesi yang dinamakan turun tanah.


Demikianlah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Berkehendak telah menciptakan alam semsta dengan penuh misteri, seperti misteri nya angka 7. Allahu’Alam.


Uraian diatas adalah berdasar dari apa yang pernah saya baca, ada yang berasal dari koran bekas (lama) yang tanpa sengaja ada di meja tamu saat saya berkunjung ke rumah sahabat juga kerabat, bahkan kadang nemu hanya selembar saja, dan juga dari cerita para orang tua, pak Kyai ketika ceramah di surau, lalu kadang nyari di Internet. Seperti biasa uraian ini terlalu sederhana dengan menggunakan bahasa yang sederhana pula. Dengan segala kerendahan hati jika ada para sahabat, kerabat atau pembaca artikel ini ada yang berkenan menambahi saya dengan senang hati mempersilahkan. Bebas Untuk berpendapat atau kritikpun sekalian…

Salam Deni Alfiyan.

~Ilusteasi gambar : Dari Google~

0 komentar:

Posting Komentar